Alfa Farm Perkenalkan Edukasi dan Investasi Ternak Domba

Alfa Farm Perkenalkan Edukasi dan Investasi Ternak Domba

Reviens.id, Purworejo - Peluang pasar yang masih terbuka lebar dan potensi alam yang masih penuh dedaunan hijau di Purworejo, dibidik secara jeli oleh Alfa Farm. Selain itu kultur di sebagian besar masyarakat pedesaan yang lekat dengan Ternak Kambing, menjadi penghasilan sampingan yang masih cukup menjanjikan. 
 

Dengan makin makin majunya teknologi, Alfa Farm juga mengaplikasikan sentuhan teknologi peternakan modern dengan penataan kandang, stock pakan alternatif yang bergizi, maupun pengelolaan limbah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.
 

Alfa Farm sebuah proyek rintisan Abdi Sandiko yang ramah lingkungan ini memilih Domba Batur (Dombat) sebagai komoditas utamanya.  Dirintis sekitar Bulan Oktober 2021, Alfa Farm cepat tumbuh menjadikan Dombat, komoditas yang menjanjikan. 
 

“Kami sudah punya dua kandang di dua tempat yakni di Kesatrian dan di Desa Bruno, jejaringpun terus berkembang di berbagai tempat!” kata Abdi kepada Reviens.id.
Alasan Direktur Al Fathonah Islamic School Purworejo ini cukup kuat dan masuk akal, bahwa sepanjang kehidupan manusia yang lekat dengan kultur dan ritual seperti akikah dan qurban, jelas tak pernah lepas dari kambing dan domba.

 

Dombat atau Domba Batur merupakan persilangan antara Domba Merino Australias dengan Domba lokal asal Batur (Banjarnegara). Sekitar tahun 1970-80 an pemerintahan Orba memberikan bantuan Domba Merino Australia, namun yang lebih eksis justru hasil persilangannya (Dombat).
 

Masyarakat lebih mempercayai kualitasnya lebih bagus dari induknya, apalagi jumlah Merino makin sedikit dan nyaris habis. Dengan membawa nama besar Al Fathonah Islamic School, Alfa Farm dengan optimis mempresentasikan peluang Dombat dalam sebuah misi yang tak jauh dari edukasi dan investasi. 
 

“Kami mencoba memperkenalkan bahwa kemandirian ekonomi akan menopang kemandirian lembaga sekolah ini, tak semua bergantung kepada bantuan pemerintah.” tambah Abdi.
 

Dirinya yakin bahwa Best Practice Alfa Farm akan perkuat branding Al Fathonah Islamic School dengan edukasi siswa dan investasi guru lewat Dombat.
 

Dombat biasanya sudah bisa hamil dalam usia usia 10 bulan dengan masa kehamilan sekitar 5 bulan. Siklus birahinya bisa muncul  2 mingggu pasca lahir melahirkan (birahi tahap 1), namun lebih bagus pada tahap kedua dengan alasan kualitas embrionya akan lebih baik.
 

Alfa Farmpun sudah siap dengan stock pakan yang memadai. Sekitar 75 persen Hijauan Pakan Ternak (HPT)  rumput melimpah yang ditanam sekitar sekolah, ada juga bank pakan, Odot, Rumput Kaliandra, Sorgum yang punya nilai serat tinggi buat ternak.
 

Di iven Beduk Purworejo 2022 yang digelar di halaman SMA N 1 Purworejo, Alfa Farm mampu mencuri perhatian banyak pengunjungm selain tampil sebagai pembeda diantara UMKM lain, pungunjung penasaran dengan investasi yang ditawarkan.
 

Dombat bisa menjadi tabungan jangka panjang buat akikah dan qurban atau total belajar bisnis secara praktis. Al Farm terus menggenjot Breeding (perbanyak kuantitas) ternak, Fattening (penggemukan) bakalan dan Trading. Belum lagi soal Edukasi anak anak, semacam refreshing dan wisata alternatif pun bisa digelar di Alfa Farm.  
 

“Kita ajak anak-anak jalan ke kandang memberi makan Dombat, kecuali buat hiburan kan juga mengedukasi mereka untuk mencintai hewan ciptaan Alloh, pokoknya banyak manfaatnya!” tambah Abdi.

 


 

Menurut catatan di Yogyakarta kebutuhan akan ternak buat acara akikah dan ritual budaya semacamnya,  sehari bisa mencapai 3000 ekor.  Konon inipun belum bisa dipenuhi secara maksimal, ini jelas sebuah peluang buat kota sekitar nya seperti Purworejo.
 

Abdi juga mendorong anak-anak muda Milenial tak perlu ragu dan malu terjun dan mengakrabi bisnis ternak. Mereka punya cara sendiri belajar dan menjawab tantangan jaman, dan beberapa telah membuktikan hasilnya.(agam)