Tidak Lupa untuk Berbagi kebahagiaan dengan Masyarakat yang Kurang Beruntung, Pengusaha Purworejo Adakan Bakti Sosial

Tidak Lupa untuk Berbagi kebahagiaan dengan Masyarakat yang Kurang Beruntung, Pengusaha  Purworejo Adakan Bakti Sosial

Reviens.id, Purworejo - Para pengusaha di Kabupaten Purworejo bekerjasama dengan Dinas Sosial Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bantuan bagi anak yatim, piatu, yatim piatu dan penyandang disabilitas, Selasa (23/08/2022). 

 

 

Tidak hanya itu, bantuan juga datang dari Kementerian Sosial dan Sentra Baturaden yang memberikan bantuan kendaraan.

 

 

Hadir dalam acara yang dipusatkan di Ganeca Convention Hall tersebut diantaranya Bupati Purworejo Agus Bastian, Ketua DPRD Dion Agasi Setyabudi, Dandim 0708 Letkol Inf Lukman Hakim, Perwakilan Forkopimda, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, para anak yatim, piatu dan yatim piatu serta para pengusaha di Kabupaten Purworejo.

 

 

Dalam sambutannya, Bupati Agus Bastian berharap bantuan ini akan bermanfaat bagi mereka yang menerima, dan akan mampu menggugah kesadaran mereka bahwa banyak orang-orang di sekeliling kita yang memiliki kepedulian sosial tinggi.

 

 

Menurutnya, bakti sosial yang dilakukan oleh para pengusaha Purworejo ini sangat relevan dengan momentum peringatan HUT Ke 77 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

 

 

"Kita memang sudah selayaknya bersuka cita dan bergembira ria merayakan peringatan Hari Kemerdekaan, namun hendaknya tidak lupa untuk berbagai kebahagiaan dengan warga masyarakat yang kurang beruntung", ungkapnya.

 

 

Ia menambahkan, bahwasanya di tengah perayaan hari kemerdekaan ternyata masih banyak warga masyarakat di sekitar kita yang belum merasakan kemerdekaan sepenuhnya. Masih ada warga yang belum merdeka dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan, sehingga harus kita bantu dan kita angkat derajatnya.

 

 

"Kegiatan bakti sosial seperti ini sesungguhnya merupakan wujud nyata mengisi kemerdekaan, karena di dalamnya terkandung nilai-nilai kepedulian, kegotongroyongan, persatuan dan kesatuan," imbuhnya.

 

 

Sementara itu Kepala Dinsosdaldukkb Ahmat Jainudin mengatakan bahwa jenis bantuan dari Pemerintah berupa motor roda 3 untuk kegiatan usaha disabilitas, serta kendaraan roda 2 untuk lembaga kesejahteraan sosial anak.

 

 

 "Dari persatuan pengusaha memberikan kursi roda, kruk ketiak, tongkat tuna netra untuk 21 penyandang disabilitas. Lalu ada tas beserta alat makan dan kelengkapannya untuk 98 anak yatim, piatu dan yatim piatu," jelasnya.