Pakan Mahal, Peternak Ayam Petelur Terancam Gulung Tikar

Pakan Mahal, Peternak Ayam Petelur Terancam Gulung Tikar

Reviens.id, Sumenep - Peternak ayam petelur di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terancam gulung tikar. Pasalnya, harga pakan ternak yang kian tidak terbendung.

Salah seorang peternak asal Desa Masaran, Kecamatan Bluto H. Sunaam menceritakan, semua harga pakan ternak naik, karena harga bahan dasarnya berupa jagung sangat mahal.

“Saat ini  harga jagung jawa harganya tembus mencapai Rp 8500 per kilogram,”ceritanya

Selama ini belum pernah ada harga jagung semahal itu. Karena kisarannya cuma Rp 5000 per kilo gram.

“Penyebab kenaikan harga jagung karena stok dipasaran menipis. Sementara petani baru memasuki musim tanam,”imbuh peria pencinta sholawat Al-banjari ini.

Peternak lainnya Joni menceritakan, jika jagung yang sudah diselip atau digiling harganya bisa tembus mencapai Rp 9000. Sehingga posisi peternak saat ini banyak yang rugi.

“Jika harga pakan tetap seperti ini, maka tiga bulan lagi pasti banyak yang gulung tikar,”imbuhnya.

Sebab harga telur dipasaran tidak sebanding dengan harga pakan yang melambung. Ditingkat peternak harga telur cuma berkisar Rp 22.500 hingga Rp 24.000 perkilo gram.